Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Perbedaan Proyeksi Amerika Dan Eropa

Konten [Tampil]

Perbedaan Proyeksi Amerika Dan Eropa - Dalam membaca gambar teknik sering kali terjadi kebingungan akan perbedaan proyeksi amerika dan eropa. Walaupun termasuk dalam proyeksi orthogonal, namun proyeksi amerika dan eropa memiliki beberapa perbedaan. Lalu apa saja perbedaan proyeksi amerika dan eropa?

Proyeksi orthogonal adalah gambar proyeksi yang bidang proyeksinya mempunyai sudut tegak lurus terhadap proyektornya atau garis-garis yang memproyeksikan benda-benda terhadap bidang proyeksi. Artinya proyeksi amerika dan eropa menggambarkan sebuah obyek melalui garis pandangan pada sebuah bidang datar. Untuk lebih jelasnya mengenai perbedaan proyeksi amerika dan eropa akan dibahas pada artikel berikut ini.


Perbedaan Proyeksi Amerika Dan Eropa

Terdapat beberapa perbedaan mengenai proyeksi amerika dan eropa. Untuk lebih jelasnya berikut pembahasan mengenai perbedaan proyeksi amerika dan eropa.

1. Letak Kuadran

Perbedaan pertama mengenai proyeksi amerika dan eropa adalah letak kuadran. Pada sebuah proyeksi terbagi menjadi 4 kuadran yang memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing. Setiap kuadran terbagi dari perpotongan antara bidang vertikal dan bidang horisontal sehingga memiliki 4 kuadran.
 
Proyeksi amerika terletak pada kuadran III. Kuadran ini terletak pada sebelah kiri bidang vertikal dan bawah bidang horisontal. Sementara itu, proyeksi eropa terletak pada kuadran I. Pada kuadran I terletak pada samping kanan bidang vertikal dan atas bidang horisontal.

2. Arah Pandangan

Karena memiliki letak kuadran yang berbeda antara proyeksi amerika dan proyeksi eropa maka arah pandangan kedua proyeksi ini juga berbeda. Pada proyeksi amerika merupakan proyeksi yang letak bidangnya sama dengan arah pandangannya. Tata letak yang sama dengan arah pandangan membuat proyeksi amerika lebih mudah dipahami.

Sementara itu pada proyeksi eropa memiliki letak bidangnya terbalik dengan arah pandangannya. Walaupun terletak terbalik apabila kita sudah mengetahui proyeksi amerika maka akan mudah juga memahami proyeksi eropa. Hal ini dikarenakan tinggal menukar posisi saja.

3. Penggunan Proyeksi

Selain itu penggunaan proyeksi amerika dan eropa juga memiliki perbedaan. Pada proyeksi amerika memiliki penggunaan yang lebih rasional. Oleh karena itu banyak digunakan Amerika, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Indonesia. Sementara itu proyeksi eropa banyak digunakan pada negara negara Eropa.

4. Simbol

Jika dilihat dari simbol, maka proyeksi amerika dan eropa memiliki perbedaan. Untuk lebih jelasnya mengenai simbol proyeksi baik amerika maupun eropa dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Diatas merupakan pembahasan mengenai perbedaan proyeksi amerika dan eropa. Semoga menambah wawasan dan pengetahuan.

Posting Komentar untuk "Mengenal Perbedaan Proyeksi Amerika Dan Eropa"