Jenis-Jenis Sistem Pendinginan Kendaraan (Prinsip Kerja, Kelebihan, Kekurangan)

Sistem pendinginan merupakan salah satu sistem yang ada dikendaraan yang mempunyai peranan penting dalam mekanisme kerja mesin kendaraan. Fungsional utama dari sistem pendinginan pada kendaraan menjaga temperatur dan suhu kerja mesin. Lalu bagaimana cara menjaga temperatur dan suhu mesin agar tetap dalam kondisi kerja? 

Sistem pendinginan memiliki mekanisme tertentu yang dapat mempertahan suhu kerja mesin. Ketika dingin dan panas berbeda mekanisme yang bekerja sehingga fungsi dari sistem pendinginan tetap terjaga. Dari beberapa mekanisme kerja untuk menjaga suhu kerja mesin tetap terjaga, terdapat beberapa jenis sistem pendinginan pada kendaraan. Namun pada dasarnya sistem pendinginan dapat dibedakan menjadi dua yaitu sistem pendinginan udara dan sistem pendinginan air. 

Dari kedua jenis sistem pendinginan tersebut, manakah yang lebih efektif? Lalu apa kelebihan  dan kekurangan sistem pendinginan udara dan sistem pendinginan air tersebut? Bagaimana prinsip kerja sistem pendinginan udara dan sistem pendinginan air tersebut? Semua hal tersebut akan dibahas pada artikel berikut ini.

Jenis-Jenis Sistem Pendinginan

Berikut merupakan jenis-jenis sistem pendinginan yang banyak digunakan pada kendaraan baik itu mobil ataupun sepeda motor.

Sistem Pendinginan Udara

Sistem pendinginan udara merupakan salah satu jenis sistem pendinginan pada kendaraan yang memanfaatkan udara atau angin secara langsung untuk mengkondisikan suhu mesin agar tetap terjaga. Lalu bagaimana udara bisa mendinginkan bagian mesin kendaraan? Pada mesin dilengkapi dengan sirip-sirip pada bagian blok silinder dan head silinder. Sirip-sirip ini dibuat menyatu dengan mesin sejak proses casting. Fungsi dari sirip-sirip ini adalah untuk memperluas bidang gesek atau singgung dengan udara sehingga proses pelepasan panas dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Ketika proses pembakaran terjadi tentunya panas mesin akan meningkat. Panas pembakaran ini sebagian akan dijadikan tenaga dan beberapa akan diserap oleh sistem pendinginan. Panas hasil pembakaran ini akan mengalir atau merambat menuju ke sirip-sirip mesin. Ketika ada udara atau angin yang melewati sirip-sirip tentunya dengan suhu yang lebih rendah akan ikut menyerap panas yang merambat kesirip-sirip tadi supaya terjadi proses pendinginan.

Namun udara harus mengalir secara terus menerus dan berganti dikarenakan banyaknya panas yang harus diserap agar suhu mesin terjaga. Volume udara yang mengalir harus sesuai dengan kecepatan mesin, semakin cepat putaran mesin maka semakin tinggi juga temperatur pembakaran oleh karena itu diperlukan volume udara atau angin yang banyak agar bisa menyerap panas yang dihasilkan dari pembakaran mesin. 

Lalu apa kelebihan dan kekurangan sistem pendinginan udara? Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan sistem pendinginan udara.

Kelebihan sistem pendinginan udara
  • Lebih mudah dalam perawatan (tidak memerlukan penggantian berkala)
  • Konstruksi mesin lebih ringkas
  • Berat mesin lebih ringan dikarenakan hilangnya water jacket didalam mesin
Kekurangan sistem pendinginan udara
  • Pendinginan tergantung dengan kondisi udara, ketika macet maka temperatur udara tinggi sehingga pendinginan juga akan berkurang dan berpotensi terjadi overheat.
  • Hanya bisa digunakan pada kendaraan-kendaraan kecil (kebanyakan sepeda motor)
Dikarenakan adanya beberapa kekurangan pada proses pendinginan udara, maka sistem pendinginan ini sudah jarang digunakan. Secara efisiensi pendinginan lebih baik menggunakan sistem pendinginan air yang potensi overheat lebih kecil dibanding tipe udara. 

Sistem Pendinginan Air

Sistem pendinginan air merupakan salah satu jenis sistem pendinginan pada kendaraan yang memanfaatkan cairan pendinginan atau fluida secara langsung yang akan menyerap sisa panas hasil pembakaran untuk mempertahankan kondisi kerja mesin. Namun untuk mengalirkan air pendingin tentunya memerlukan jalur khusus sehingga tidak akan merusak mesin. Oleh karena itu desain atau konstruksi mesin akan lebih rumit dibandingkan sistem pendinginan udara.

Jalur untuk air pendingin lebih dikenal dengan nama water jacket. Aliran air pendingin di water jacket ini yang kemudian akan menyerap panas sisa pembakaran pada mesin. Selain itu membutuhkan komponen tambahan lain yang dikenal dengan radiator. Radiator ini yang berfungsi untuk mendinginkan air pendingin yang sudah menyerap panas mesin. Air pendingin yang sudah didinginkan oleh radiator yang dibantu dengan udara atau angin serta kipas radiator kemudian akan dialirkan kembali ke water jacket didalam mesin untuk proses pendinginan kembali. Begitu seterusnya disirkulasikan melalui pompa air.

Kita ketahui sebenarnya air itu mempunyai sifat korosif terhadap logam. Oleh karena itu sebenarnya dianjurkan untuk mengganti dan menambah air radiator menggunakan cairan khusus yang dinamakan water coolant. Selain bertujuan untuk mengurangi sifat korosif air, water coolant juga mempunyai komponen additive lain sehingga proses pendinginan akan lebih maksimal.

Lalu apa kelebihan dan kekurangan sistem pendinginan air? Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan sistem pendinginan air.

Kelebihan sistem pendinginan air
  • Proses pendinginan lebih efektif tanpa adanya ketergantungan dengan kondisi, serta kecepatan udara.
  • Terdapat mekanisme yang akan mempermudah mesin mencapai suhu kerja (thermostat)
  • Dapat digunakan pada mesin-mesin yang memiliki kapasitas besar
  • Banyak digunakan pada mesin kendaraan saat ini sehingga lebih mudah mencari sparepart
  • Potensi overheat yang lebih kecil
  • Lebih hemat bahan bakar karena yang efisiensi panas sisa pembakaran lebih baik
Kekurangan sistem pendinginan air
  • Konstruksi mesin lebih besar dan rumit
  • Memerlukan perawatan berkala agar sistem pendinginan dapat bekerja maksimal
  • Membutuhkan komponen-komponen tambahan
Demikian merupakan jenis-jenis sistem pendinginan yang banyak digunakan pada bidang otomotif terutama pada kendaraan. Semoga dapat membantu.

0 Response to "Jenis-Jenis Sistem Pendinginan Kendaraan (Prinsip Kerja, Kelebihan, Kekurangan)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel