Pemeriksaan Kopling : 6 Cara Dan Ulasannya

Pemeriksaan Kopling - Sistem kopling pada kendaraan perlu perawatan dan berbagai pemeriksaan. Terdapat beberapa cara pemeriksaan kopling pada kendaraan. Lalu bagaimana cara pemeriksaan kopling?

Pemeriksaan secara visual maupun pengukuran penting dilakukan untuk menjaga perfoma mesin. Hal ini menolong tentukan apa sisi itu hancur lebih cepat dari yang semestinya, dan menolong mendapati persoalan saat sebelum kopling terpasang kembali.

Sepanjang proses pembongkaran, berbagai komponen pada kopling mobil harus dilakukan pengecekan untuk mengetahui kondisi. Berbagai komponen pada sistem kopling yang harus diperiksa terdiri dari fly wheel, pelat kopling, penutup kopling , bantalan pembebas dan pilot bearing.

Di saat lakukan perawatan dan perawatan kopling, terlebih jika ada tanda-tanda yang memperlihatkan jika kampas kopling hancur atau habis, salah satunya triknya dengan membedah dan memeriksa cakram kopling dengan lakukan pengukur. Berikut ulasan terkait cara pemeriksaan kopling pada mobil.

Pemeriksaan Kopling

Terdapat beberapa cara pemeriksaan kopling pada mobil yaitu:

  1. Pemeriksaan flywheel
  2. Pemeriksaan clutch cover
  3. Pengecekan pressure plate
  4. Pemeriksaan clutch disc
  5. Pemeriksaan pegas penekan
  6. Pengecekan release bearing

Berikut ulasannya satu persatu terkait pemeriksaan kopling pada mobil.

1. Pemeriksaaan Bagian Flywheel Atau Roda Edan

Pemeriksaan kopling yang pertama yaitu memeriksa bagian flywheel. Roda edan harus mempunyai permukaan datar untuk menahan getaran, dan untuk memberinya koefisien gesekan dibutuhkan. Keausan permukaan gesekan umumnya cengkung.

Plat kopling datar yang baru tidak duduk seutuhnya pada roda style yang tidak rata. Ini bisa mengakibatkan keausan yang cepat pada pelat kopling, getaran atau bahkan juga kopling selip.
Panas, dan aus bisa terjadi bila ada slip yang terlalu berlebih.

pemeriksaan kopling
Pemeriksaan run out flywheel (roda edan) :

  • Roda edan harus dicheck dari runout yang terlalu berlebih bila ada getaran atau bergelombang pada hub disk atau tuas pembebas kopling.
  • Dengan dial indicator periksalah run-out fly wheel.
  • Bila runout melibihi 0.2 mm, ubahlah fly wheel.

2. Pemeriksaan Clutch Cover Atau Rumah Kopling

a. Pemeriksaan clutch cover secara visual :

  • Cover harus dicheck secara visual dengan menyaksikan adakah kotoran, cedera sisa gesekan / terbakar, tergesek dan atau rengat.
  • Karena Permukaan gesekan dari clutc cover condong untuk aus atau tergesek dari pemakaian normal.
  • Selip terlalu berlebih bisa mengakibatkan jalur, gosong, dan meliuk.
  • Bila ada kotoran, cedera sisa gesekan / terbakar, tergesek dan itu cuman sedikit bisa dibikin bersih dengan kertas amplas yang lembut.
  • Bila kerusakannya kronis, seharusnya ditukar.

b. Pemeriksaan kesesuaian jari jari pada bagian diafragma spring:

  • Kedalaman optimal ialah 0.6 mm dan lebar optimal 5.0 mm.
  • Kesesuaian yang tidak betul bisa mengakibatkan keributan di antara bantalan pembebas dan jari-jari pegas diafragma.
  • Ukur lebar dan kedalaman keausan untuk tentukan apa masih juga dalam batasan toleran.
  • Bila keausan melewati detail tukar sama yang baru

pemeriksaan kopling

c. Pemeriksaan kearataan tinggi diafragma spring:

  • Alat yang digunakan untuk kerataan tinggi pegas diafragma yaitu menggunakan dial indicator.
  • Untuk mempermudah pengukur gunakanlah dial dengan magnetik base pada mesin. Penyelewengan maksimal : 0.5 mm.

pemeriksaan kopling

d. Penyetelan diafragma spring (pegas diaphragma) :

Apabila dari hasil pemeriksaan kerataan tdak sesuai maka perlu dilakukan penyetelan pada pegas diaphragma menggunakan alat SST.

pemeriksaan kopling

3. Pemeriksaan Pressure Plate / Pelat Penekan

Selain itu pemeriksaan kopling juga dilakukan pada komponen pressure plate atau plat penekan yang terdiri dari:

a. Pemeriksaan pressure plate secara visual :

  • Dengan cara menyaksikan adakah kotoran, cedera sisa gesekan / terbakar, tergesek dan atau rengat.
  • Bila ada kotoran, cedera sisa gesekan/ terbakar, tergesek dan itu cuman sedikit bisa dibikin bersih dengan kertas amplas yang lembut.
  • Perlu memakai mesin bubut untuk menghaluskan permukaan pressure plate atau jika tidak mungkin maka perlu melakukan penggantian unit.

b. Kerjakan pengukur kerataan pelat kopling dengan straigh edge dan filler gauge :

  • Ketidakrataan max ialah 0.5 mm.

cara memeriksa kopling

4. Pemeriksaan Clutch Disk / Piringan Kopling Atau Pelat Kopling

Hal ke empat untuk pemeriksaan kopling pada mobil yaitu pemeriksaan clutch disc. Pengecekan tersebut terdiri dari ketebalan kampas plat kopling, keadaan pegas peredam radial, hub spline (jalur-alur hub), dan runout aksial dengan menghitung ketinggian permukaan atas paku keling.

a. Pemeriksaan paku keling dan menghitung ketebalan kampas kopling :

  • Dengan periode sorong kerjakan Pengukur kedalaman Paku keling.
  • Batasan kedalaman paku keling, minimum 0.3 mm.
  • Bila kedalaman telah melewati detail, tukar kampas kopling atau tukar dengan pelat kopling baru.
  • Penggantian kampas kopling pada kendaraan yaitu dapat dengan melepas paku keling dan menggantis kampas kopling dengan yang baru. Tapi untuk kendaraan berukuran kecil biasanya diganti satu set kampas kopling.

cara memeriksa kopling

b. Pemeriksaan run out clutch disk (pelat kopling) :

  • Disc (pelat kopling) dicheck kelengkungannya dengan cara memeriksa runout aksialnya.
  • Disc (pelat kopling) diputar sekalian menyaksikan keolengan (runout) permukaan atasnya.
  • Plat kopling perlu penggantian apabila lebih dari 0,031 inchi (0.8mm) ataupun lebih.

cara memeriksa kopling

c. Pemeriksaan kekocakan pada bagian torsion dumper :

Apabila pada pemeriksaan kopling mendapati terjadi kekocakan pada torsion dumper maka perlu penggantian plat kopling.

5. Pemeriksaan Pegas Penekan

a. Pemeriksaan bagian pegas penekan :

  • Apabila dilakukan pemeriksaan kopling pada panjang pegas penekan memiliki limit panjang yang berbeda beda tergantung jenis dan ukuran dari kopling.
  • Demikian pula dengan ketidaksikuan pegas penekan.
  • Makin besar unit kopling umumnya limit/ tolerensi makin besar.

cara memeriksa kopling

b. Pemeriksaan tegangan pegas penekan :

  • Tegangan pegas penekan benar-benar punya pengaruh pada kemampuan kerja kopling dalam melanjutkan perputaran dan daya mesin.
  • Makin berat satu kendaraan maka semakin kuat / besar tegangan pegas penekan yang dipakai. Detail tegangan pegas bisa disaksikan pada buku panduan kendaraan.
  • Ketidaksamaan antara pegas pun tidak bisa terlampau besar, karena akan membuat penekanan kopling tidak rata.

cara mengecek kopling

6. Pemeriksaan Release Bearing / Bantalan Pembebas

Pemeriksaan release bearing (bantalan pembebas :

  • Bantalan pembebas dicheck dengan hati dari kekasaran dan dicheck visual. Release Bearing (bantalan pembebas) umumnya ditukar dengan disk (pelat kpling) dan clutch cover (penutup kopling).
  • Pada self adjusting release bearings maka perlu diperiksa apakah proses penyesuaian diri pada release bearing bekerja dengan baik atau tidak.

cara mengecek kopling

Diatas adalah ulasan terkait pemeriksaan kopling pada mobil. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan.

Posting Komentar untuk "Pemeriksaan Kopling : 6 Cara Dan Ulasannya"