Thermistor AC Mobil: 4 Fungsi Dan Cara Kerja

Thermistor AC Mobil - Thermistor pada Ac mobil adalah sebagai salah satunya elemen ac mobil yang memiliki fungsi untuk meraba temperatur pada evaporator. Lalu apa itu thermistor ac mobil?

Letak thermistor ac mobil adalah melekat atau menempel pada bagian evaporator. Posisi dari evaporator pada umumnya mobil berada di dalam dasbor depan yang ada thermistornya. 

Bila sistem ac mobil tidak ada thermistor efeknya adalah compressor ac akan hidup terus-terusan yang dapat mengakibatkan ac beku dan evaporator jadi es karena compressor ac akan berputar-putar terus-terusan. Untuk lebih jelansya terkait thermistor ac mobil baik fungsi dan cara kerja akan diulas lebih dalam pada artikel berikut ini.

thermistor ac mobil

Thermistor AC Mobil?

Thermistor ac mobil berasal dari terminal resistor sebagai resistor tambahan yang hendak memberi resistant sesuai kandungan temperatur dan temperature yang diperlukan. Jadi, resistant akan memiliki sifat tidak tetap berdasar ada satu peralihan yang berkaitan. 

Bisa disebutkan juga dalam fungsi sebagai sensor temperatur dan suhu yang ada di evaporator dari AC mobil. Dengan status yang melekat pada evaporator itu, makin memudahkan terminal resistor ini dalam bekerja.

Di mayoritas kendaraan mobil yang ada, evaporator ada dalam dasbor depan, begitupun pada terminal resistor ini karena tempatnya tertempel pada elemen itu. Tanpa sebuah thermistor AC mobil akan berefek jadikan evaporator dan AC beku karena sisi dari compressor tidak berhenti dan terus berpijar. Karena itu dibutuhkan ada thermistor AC mobil yang nanti akan memberi fungsi penting, antaranya adalah:

  1. Jadikan temperatur suhu di Ac mobil bekerja yang baik.
  2. Akses on off pada AC mobil yang berperan dan bisa dihandle secara mudah.
  3. Memberikan dukungan performa dari evaporator supaya AC mobil lebih fungsionalis.
  4. Ikut memberi performa maksimal pada AC kendaraan

Cara Kerja Thermistor AC Mobil

Dalam performanya, thermistorac mobil benar-benar dibutuhkan dan elemen ini juga memiliki cara kerja tertentu. Persisnya kerja dari terminal resistor ini berdasar derajat temperatur yang berada di evaporator, lalu akan diganti jadi nilai tahanan dalam thermistor. Secara automatis, temperatur pada bagian evaporator memiliki dampak besar pada penekanan yang berada di sisi ujung dari thermistor. Dari performa ini secara automatis akan memunculkan satu peralihan yang terjadi pada ke-2 ujung dari thermistor itu.

Saat di mana nilai tegangan berada di thermistor, karena itu AC amplifier atau ECU akan mengetahui hadirnya. Kemudian bisa terjadi pemutusan arus listrik di compressor yang tertuju ke clutch AC. Dengan demikian, usai di mana compressor akan on atau off berdasar dampak dari kandungan suhu di evaporator dengan kontribusi thermistor yang bekerja secara baik.

Dalam pengukurnya, thermistor ini bisa diukur memakai referensi dari avometer atau avo digital dengan nilai ohm mtr.. Setiap terminal resistor di suatu mobil dan yang lain memiliki performa yang tidak sama. Secara umum dikuasai oleh suhu yang dipakai pada masing-masing mobil. Walau demikian, elemen thermistor ini memiliki beberapa karakteristik yang diantaranya adalah:

Makin kecil atau berkurangnya temperature maka berpengaruh pada nilai tahan yang meninggi.
Thermistor yang dialiri oleh sebuah jalur listrik dengan daya arus tertentu akan punya pengaruh pada nilai tegangan yang ada.

Diatas adalah ulasan terkait thermsistor ac mobil baik fungsi maupun cara kerja. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.

Posting Komentar untuk "Thermistor AC Mobil: 4 Fungsi Dan Cara Kerja"