Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbedaan Seal Klep Dengan Ring Seher: 2 Efek Dan Ulasannya

Perbedaan Seal Klep Dengan Ring Seher - Motor keluar asap putih dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya yaitu dari kerusakan seal klep atau ring seher. Lalu apa perbedaan seal klep dengan ring seher apabila mengalami kerusakan?

Jika tidak tekun dalam perawatannya, motor 4-tak bisa keluarkan asap knalpot layaknya seperti motor 2-tak. Dengan kata lain timbulnya asap knalpot itu karena dua elemen mesin. Dua bagian mesin ini yakni seal klep dan ring piston yang mengalami kerusakan.

Dampaknya yaitu akan sama sama menghasilkan asap putih dari knalpot. Meskipun dampak yang dihasilkan sama, namun disini terdapat beberapa perbedaan gejala lainnya untuk diagnosis perbaikan. Berikut ulasan terkait perbedaan seal klep dengan ring seher apabila mengalami kerusakan.

perbedaan seal klep dengan ring seher

Perbedaan Seal Klep Dengan Ring Seher Yang Rusak

Perbedaan antara seal klep bocor dengan ring seher yang kurang kuat ini rupanya ngebulnya berlainan diantaranya yaitu:

1. Ring piston motor yang telah kurang kuat

Perbedaan pertama antara seal klep dengan ring seher yang rusak jika dilihat dari efek masing-masing pada mesin. Apabila memiliki masalah dari ring piston telah kurang kuat, umumnya ada suara 'ngerik' seperti ngelitik. Disamping itu jika ring piston yang memiliki masalah, makin tinggi perputaran mesin karena itu ngebulnya akan semakin jelas alias tebal.

Jika ring piston atau seher telah kurang kuat, saat motor digas sampai rpm tinggi, karena itu knalpot akan keluarkan asap warna putih. Ini muncul karena ring seher tidak sanggup meredam oli ke ruangan bakar, hingga volume oli menyusut mencolok. Jika sudah demikian, jalan keluarnya adalah menukar ring piston baru.

Saat sebelum menukar piston, janganlah lupa untuk sekaligus menyaksikan keadaan bloknya. Jika sudah baret, karena itu seharusnya ditukar juga. Untuk ketahui ring piston yang telah kurang kuat, triknya adalah dengan mencolek bibir atau ujung knalpot. Bila basah karena oli, karenanya bisa saja tanda ring piston telah kurang kuat.

2. Seal Klep Rusak

Selainnya ring piston yang telah kurang kuat, tanda-tanda knalpot motor 4-tak mendadak berasap dapat disebabkan karena seal klep. Permasalahan yang umumnya terjadi pada seal klep adalah getas dan sobek, yang mana ke-2 hal itu ada karena umur gunakan. Jika seal klep telah bocor, motor akan berasap saat dingin, dan akan lenyap sesudah dibawa jalan.

Kebocoran seal klep bisa juga dirasa dari perform mesin. Jika seal klep bocor, sudah tentu membuat kompresi mesin bocor, dan hal itu secara automatis langsung memengaruhi perform mesin yang menjadi tidak maksimal.

Jika sil klep yang memiliki masalah tidak ada suara ngelitik. Lantas ngebulnya malah kelihatan banyak saat mesin masih dingin. Jika sudah panas, ngebulnya menyusut. Selainnya ngebul, jika ada permasalahan pada sil klep ini berpengaruh kompresi bocor dan kerasa sekali konsumsi BBM motor menjadi lebih boros.

Diatas adalah ulasan terkait perbedaan seal klep dengan ring seher apabila mengalami kerusakan. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan.

Posting Komentar untuk "Perbedaan Seal Klep Dengan Ring Seher: 2 Efek Dan Ulasannya"