Ukuran Baut : Spesifikasi, Ukuran, Dan Cara Membaca Ukuran Baut

Ukuran Baut - Baut atau mur yang banyak digunakan pada kendaraan memiliki ukuran tertentu. Ukuran baut ini biasanya dimunculkan pada bagian kepala baut. Namun kebanyakan orang tidak tau mengenai ukuran baut ini. Lalu apa sih sebenarnya ukuran baut? Dan bagaimana cara membaca ukuran baut?

Baut dan mur sebagai elemen yang penting ialah mobil atau motor. Peranan dari baut ialah menyambungkan dan mengkencangkan sisi elemen hingga mempunyai ketahanan lebih bagus. Pada motor dan mobil kita bisa menemui baut pada tiap elemen kendaraan. Tidaklah aneh jika ada bermacam tipe dan ukuran baut.

Manfaat baut yang penting karena itu terkadang orang pemula susah cari ukuran dan kunci yang cocok. Apa lagi bila pada kendaraan yang tidak umum ditemui seperti motor 2 silinder, mobil coupe atau tipe kendaraan tua. Karena elemen mesin yang lain automatis baut yang terpasangkan juga berlainan hingga beberapa orang alami ketidaktahuan saat akan membenahi kendaraan mereka sendiri.

Cara membaca ukuran baut harus anda kenali supaya bisa tentukan kunci yang pas untuk membuka. Karena banyak nya tipe baut karena itu anda harus lakukan pengukur dengan manual supaya kunci yang digunakan tepat. Cara membaca ukuran baut ini dapat dipakai saat mendapati tipe baut yang tidak umum digunakan hingga dapat tentukan alat yang tepat. Untuk lebih jelasnya terkait ukuran baut dan cara membaca ukuran baut akan diulas lebih dalam pada artikel berikut ini.

Bagian Ukuran Baut dan Mur

Dalam baut terbagi dalam bagian-bagian. Bermacam sisi itu terbagi dalam diameter ulir, panjang baut, panjang ulir, jarak ulir dan lain-lain. Lantas bagaimana membandingkan bagian-bagian di atas? Karena itu karena itu harus dipahami bermacam sisi dari baut. Berikut sebagai detail ukuran baut.

Keterangan:

ukuran baut
  1. A sebagai diameter baut.
  2. B sebagai panjang baut.
  3. C sebagai panjang ulir atau wilayah dekat efisien.
  4. D sebagai sisi yang sejajar berdiameter baut yang berperan untuk tentukan besar kunci yang dipakai untuk menempatkan dan melepaskan baut itu.
  5. E sebagai diameter mur.
  6. F sebagai jarak ulir baut

Ukuran Baut dan Mur

Baut terdiri dari 2 unit yakni metrik dan inchi. Tetapi pada pemakaian di Indonesia umumnya baut memakai kode metrik. Berikut sebagai cara membaca kode ukuran baut dan detail baut dan mur.

Pada baut atau mur yang memakai kode inchi umumnya baut atau mur dilambangkan dengan huruf W. W sebagai singkatan dari witworth. Seumpama saja ada baut tertulis W1/2, ini memiliki arti memberikan baut itu dengan diameter 1/2 inchi.

Saat itu untuk code baut yang memakai unit metrik umumnya dilambangkan dengan huruf M. M sebagai singkatan dari metris. Seumpama saja ada baut memiliki ukuran M10, ini memiliki arti ukuran diameter baut ialah 10 mm.

ukuran baut

Sesungguhnya code baut bukan hanya terbagi dalam ukuran diameter saja, tetapi ada code detail lain. Kode detail lain seperti jarak ulir, bahan yang dipakai, dan lain-lain. Karena itu lihat gambar di bawah ini untuk memperjelasnya berkenaan cara membaca kode baut atau mur.
kode detail baut dan mur

Biasanya, banyak orang keliru dalam mendefinisikan kode yang tercatat pada baut atau mur. Umumnya kode yang tercatat pada kepala baut disimpulkan sebagai ukuran atau diameter kepala baut itu. Kita kenali sesungguhnya ukuran kepala baut sebagai ukuran kunci yang dipakai untuk mengendorkan dan kencangkan baut. Walau sebenarnya, kode yang tercatat pada kepala baut itu memberikan diameter baut yang sebenarnya.

Seumpama saja baut dengan code M8. Baut dengan kode M8 bukan memberikan ukuran kunci untuk mengendorkan dan kencangkan baut ialah 8 mm. Tetapi M8 sebagai diameter baut sebenarnya yakni sejumlah 8 mm. Saat itu baut M8 umumnya berdiameter kepala baut memiliki ukuran 12-13 mm. Karena itu untuk mengendorkan baut M8 bisa memakai kunci memiliki ukuran 12-13 mm. Untuk memperjelasnya berikut sebagai tabel ukuran baut dalam metrik.

cara membaca ukuran baut

Cara Membaca Ukuran Baut

Ketahui detail baut sesungguhnya dapat disaksikan dari penampilan luar nya. Pada segi sejajar kepala baut ada simbol ukuran kunci yang dapat anda pahami. Namun tidak seluruhnya baut mempunyai simbol ukuran hingga memusingkan. Karena itu kami akan memberi panduan cara membaca ukuran baut yang dapat dilakukan di bawah ini

1. Spesifikasi Baut

Pertama kalinya anda harus ketahui sisi dari baut lebih dulu. Dari gambar di bawah ini silakan baca lebih detilnya masalah detail baut dan pemahaman nya

cara membaca ukuran baut
  • Nomor 1 Ialah diameter atau lingkar baut
  • Nomor 2 Ialah panjang dari baut
  • Nomor 3 Ialah panjang dari uliran baut
  • Nomor 4 Ialah lebar sejajar kepala baut dengan ukuran kunci
  • Nomor 5 Ialah jarak di antara ulir baut

2. Standard Ukuran Baut

a. Standard Ukuran Baut Rasio Inchi

  • Lambang dalam rasio inchi ialah W singkatan dari Witworth. Lambang yang ada seperti W ½ sebagai wakil diameter baut ½ inchi
  • Pojok alpha atau pucuk nya 55 derajat

b. Standard Ukuran Baut Rasio Metrik (Milimeter)

  • Lambang dalam rasio Metrik ialah M, bila lambang M 10 karena itu diameter bautnya 10 mm.
  • Pojok alpha atau pucuk nya 60 derajat
  • Standard Ukuran Baut
    cara membaca ukuran baut

3. Pengukuran Diameter Baut

Selanjutnya ialah menghitung diameter dari baut dan diameter ulirnya. Alat pengukurannya ialah periode sorong atau disebutkan vernier kaliper. Langsung tempatkan alat pengukuran pada kepala baut selanjutnya saksikan diameter nya. Bila anda memerlukan detil tinggi karena itu bisa memakai alat namanya micrometer luar.

4. Pengukuran Jarak Ulir Baut

Supaya bisa menghitung jar uliran baut karena itu anda harus memakai alat namanya screw pitch gauge (gambar sepoerti di atas). Pakai screw pitch gauge pada tiang baut pada bagian uliran nya karena itu anda bisa menggetahui jarak nya.

cara membaca ukuran baut

5. Pengukuran Panjang Baut

Selanjutnya untuk menghitung panjang baut anda bisa memakai penggaris atau juga bisa periode sorong. Ukur dari segi kepala s/d ujung baut.

6. Pengukuran Lebar Kepala Baut Sejajar

Sedang untuk menghitung lebar kepala baut anda bisa memakai periode sorong. Dengan cara membaca ukuran baut yang betul karena itu anda bisa menghindar kekeliruan penempatan pada elemen mobil atau motor.

Sesudah anda lakukan bermacam pengukur di atas langsung bisa menetukan kunci yang pas. Misalkan bila anda mempunyai baut dengan ukuran M 8, untuk memperjelasnya bisa diukur. Bila rupanya diameternya ada pada angka 12 - 13 mm karena itu bisa memakai kunci memiliki ukuran 12 mm.

Teknik Membaca Ukuran Baut

Adapun tehnik untuk membaca ukuran ke-3 benda itu tidak begitu susah, yakni ;

  1. Tehnik membaca umum, misalkan ukuran baut L ialah M6 x 50, maknanya, diameter dari tubuh baut itu ialah 6 mm, sedang panjang tubuhnya 50 mm, ini tidak dihitung dari kepala.
  2. Ukur tiap sekrup atau baut berlainan, misalkan saja ukuran M4, memiliki panjang ulir seputar 0,7, untuk ukuran M5, memiliki ulir 0,8, dan hal yang lain
  3. Tehnik memakai kunci untuk mengimplementasikan ke-3 benda itu berbeda, misalkan saja M4, karena itu kunci yang seharusnya dipakai ialah kunci L 3, demikian juga saat akan memakai ukuran baut M 5 seharusnya Anda memakai kunci L 4, dan sebagainya.

Diatas adalah ulasan terkait ukuran baut yang sering ditemukan pada kendaraan. Ukuran baut dapat dilihat dengan cara membaca ukuran baut. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan.

Posting Komentar untuk "Ukuran Baut : Spesifikasi, Ukuran, Dan Cara Membaca Ukuran Baut"