Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Fungsi dan Pengertian Timing Chain (Rantai Kamprat)

Konten [Tampil]
Pengertian dan Komponen Timing Chain - Timing chain atau rantai kamprat atau rantai keteng adalah salah satu bagian mesin yang memiliki fungsi penting. Fungsi timing chain (rantai kamprat) adalah untuk mengatur pembukaan dan penutupan mekanisme katup saat mesin bekerja. Timing chain digunakan sebagai penghubung antara crankshaft dengan camshaft. Dengan begitu putaran pada mesin dapat diteruskan ke camshaft untuk mengatur kerja mekanisme katup. 

Maka pengertian timing chain adalah sebuah komponen yang berbentuk rantai atau sprocket yang digunakan untuk menghubungkan putaran pada poros crankshaft ke poros camshaft untuk mengatur kerja mekanisme katup. Oleh karena itu ketika mesin bekerja atau berputar, maka poros camshaft juga akan ikut berputar. Kecepatan putaran camshaft tergantung pada kecepatan putaran mesin.

Pada timing chain terdiri dari beberapa komponen. Komponen timing chain (rantai kamprat) yaitu terdiri dari chain atau rantai, tensioner, peredam getaran, crankshaft sprocket, dan berbagai komponen lainnya. Setiap komponen timing chain memiliki fungsi dan peranan yang menunjang fungsi timing chain.

Cara kerja timing chain (rantai kamprat) sebenarnya sangat sederhana. Sama halnya seperti sprocket pada sepeda motor ataupun sepeda. Namun untuk menentukan timing maka banyaknya gear pada camshaft dan crankshaft dibuat berbeda. Hal ini bertujuan agar kerja mekanisme katup sesuai dengan kondisi langkah kerja pada setiap silinder mesin.

Untuk lebih jelasnya mengenai timing chain atau rantai kamprat akan dibahas pada artikel berikut ini. Apa pengertian timing chain (rantai kamprat)? Apa fungsi timing chain (rantai kamprat)? Apa saja komponen timing chain (rantai kamprat)?

Pengertian Timing Chain (Rantai Kamprat)

Pengertian timing chain adalah sebuah komponen yang berbentuk rantai yang berfungsi untuk menghubungkan poros crankshaft dan poros camshaft. Penghubungan kedua poros tersebut berguna agar ketika mesin bekerja maka putaran pada poros crankshaft akan diteruskan ke poros camshaft. Dengan begitu camshaft dapat mendorong mekanisme katup agar bekerja.

Namun tidak semua kendaraan menggunakan timing chain. Ada beberapa jenis yang menggunakan sabuk atau belt sebagai pengganti rantai. Walaupun sebenarnya prinsip kerja keduanya sama yaitu menghubungkan putaran poros crankshaft untuk menggerakkan poros camshaft sehingga keduanya dapat bekerja bersama-sama.

Fungsi Timing Chain (Rantai Kamprat)

Fungsi timing chain ada beberapa. Untuk lebih jelasnya berikut merupakan pembahasan mengenai fungsi timing chain pada kendaraan.

1. Menghubungkan crankshaft dengan camshaft

Fungsi timing chain yang pertama yaitu menghubungkan crankshaft dengan camshaft. Oleh karena itu ketika mesin bekerja maka poros crankshaft yang berputar akan menggerakkan poros camshaft. Putaran poros camshaft ini dimanfaatkan untuk menggerakkan mekanisme katup agar dapat bekerja membuka dan menutup.

2. Mengatur timing kerja mekanisme katup

Fungsi timing chain yang kedua yaitu mengatur timing kerja mekanisme katup. Sesuai dengan namanya yaitu timing chain atau rantai kamprat, maka timing chain juga berfungsi untuk mengatur saat katup bekerja baik membuka maupun menutup. Putaran dari poros crankshaft tidak diteruskan secara keseluruhan melainkan dikurangi menggunakan prinsip gear ratio. 

Akibatnya untuk menggerakkan poros camshaft sekali putaran membutuhkan dua kali putaran poros crankshaft. Hal ini berguna untuk mengatur kerja katup agar sesuai dengan kondisi langkah kerja pada tiap silinder mesin sehingga tidak terjadi tumbukan antara piston dengan katup.

Kelebihan dan Kekurangan Timing Chain (Rantai Kamprat)

Penggunaan timing chain pada mesin kendaraan tentunya memiliki beberapa kelebihan ataupun kekurangan. Untuk lebih jelasnya berikut pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan timing chain (rantai kamprat).

1. Kelebihan Tiiming Chain

  • Masa pakai yang lebih lama
  • Lebih tahan terhadap panas maupun zat kimia yang terkandung pada oli
  • Perawatan dengan jarak yang lebih lama (tidak terlalu sering)
  • Penerusan tenaga dari crankshaft yang lebih maksimal (anti selip)

2. Kekurangan Timing Chain 

  • Menyebabkan bunyi (berisik) ketika mesin bekerja
  • Memerlukan pelumasan untuk mencegah adanya keausan
  • Konstruksi yang sedikit lebih rumit
  • Kemampuan meneruskan putaran lebih rendah (tidak mampu meneruskan putaran yang terlalu tinggi)
  • Timbulnya gaya gesek sehingga terdapat tenaga yang hilang

Komponen Timing Chain (Rantai Kamprat)

Timing chain atau rantai kamprat terdiri dari beberapa komponen. Untuk lebih jelasnya berikut merupakan pembahasan mengenai komponen timing chain (rantai kamprat).
komponen timing chain

1. Timing Gear

Timing gear merupakan salah satu komponen timing chain yang memiliki fungsi untuk meneruskan putaran dari poros crankshaft ke chain atau rantai. Timing gear berhubungan dengan poros crankshaft melalui sebuah baut. 

2. Timing Chain

Timing chain merupakan salah satu komponen timing chain yang memiliki fungsi untuk meneruskan putaran dari timing gear ke cam gear yang terhubung dengan poros camshaft. Pada sprocket umumnya memiliki dua buah gear dan satu buah rantai pada bagian tengahnya yang akan menghubungkan keduanya.

3. Tensioner

Tensioner merupakan salah satu komponen timing chain yang memiliki fungsi untuk mengencangkan rantai agar tidak kendor. Tensioner pada umumnya terdiri dari lifter atau penegang dan tensioner atau karet keras yang akan menekan chain agar tidak kendor. Dengan begitu tidak akan terjadi berbagai permasalahan seperti timing loncat, bunyi, dan lain sebagainya.

4. Peredam Getaran atau Chain Guide

Peredam getaran merupakan salah satu komponen timing chain yang memiliki fungsi untuk meredam bunyi yang dihasilkan oleh chain ketika bekerja. Peredam getaran biasanya diletakkan saling berhadapan dengan tensioner. Bentuk peredam getaran hanya seperti plat L dengan karet peredam.

5. Camshaft Gear

Camshaft gear merupakan salah satu komponen timing chain yang memiliki fungsi untuk meneruskan tenaga putar dari chain ke poros camshaft. Sama halnya seperti timing gear, camshaft timing berhubungan langsung dengan camshaft. Saat timing gear berputar maka camshaft juga akan ikut berputar. Namun untuk mendapatkan timing yang sesuai maka jumlah gigi pada camshaft gear lebih sedikit dibanding timing gear.

Diatas merupakan pembahasan mengenai timing chain atau rantai kamprat. Pembahasan mulai dari pengertian timing chain (rantai kamprat), fungsi timing chain (rantai kamprat), dan komponen timing chain (rantai kamprat).

Posting Komentar untuk "Mengenal Fungsi dan Pengertian Timing Chain (Rantai Kamprat)"