Widget HTML Atas

Mengenal Berbagai Jenis Shock Absorber atau Peredam Kejut

Shock absorber atau peredam kejut merupakan salah satu komponen sistem suspensi yang memiliki fungsi dan peran yang sangat penting. Namun agar dapat bekerja sebagaimana mestinya, maka terdapat beberapa jenis shock absorber. Setiap jenis shock absorber disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan.

Setiap sistem suspensi yang ada pada kendaraan pun berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan. Namun dari setiap sistem suspensi pasti membutuhkan shock absorber atau peredam kejut untuk menyerap oksilasi berlebihan yang terjadi pada sistem suspensi. 

Gerakan oksilasi yang terjadi pada sistem suspensi direduksi oleh shock absorber dan dirubah menjadi energi panas. Hal ini menyebabkan getaran dan gerakan naik turun pada sistem suspensi dapat diredam.

Umumnya shock absorber dipasang pada rangka chasis dengan poros roda ban. Shock absorber berbentuk tabung dengan isi hidrolik dan gas. Terdapat beberapa penggolongan jenis shock absorber mulai dari cara kerja, media kerja, konstruksi dari shock absorber itu sendiri. Setiap jenis shock absorber tersebut disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan. Untuk lebih jelasnya mengenai jenis shock absorber akan dibahas pada artikel berikut ini.

Jenis-Jenis Shock Absorber

Sesuai dengan pendahuluan diatas bahwasanya terdapat beberapa jenis shock absorber yang digunakan pada kendaraan. Untuk lebih jelasnya berikut merupakan pembahasan mengenai jenis shock absorber.
Jenis shock Absorber

A. Jenis Shock Absorber Menurut Cara Kerja

Berdasarkan cara kerjanya maka jenis shock absorber yang digunakan pada kendaraan dapat dibagi menjadi berikut ini:
  1. Shock absorber tipe single action, merupakan salah satu jenis shock absorber yang mana memiliki gaya redam pada saat proses ektensi atau perpanjangan. Namun sebaliknya apabila terjadi proses kompresi atau perpendekan tidak terjadi peredaman. Jenis single action lebih menguntungkan pada jalan yang kasar atau bergelombang. Hal ini dikarenakan tidak ada goncangan yang diteruskan ke bodi.
  2. Shock absorber tipe double action, merupakan salah satu jenis shock absorber yang mana memiliki gaya redam baik pada proses ektensi maupun kompresi. Artinya ketika proses perpanjangan atau ektensi, shock absorber akan meredam kejutan yang terjadi. Sebaliknya apabila terjadi perpendekan atau kompresi maka shock absorber juga akan meredam kejutan yang terjadi. Shock absorber tipe double action akan memberikan pengalaman mengendarai yang lebih baik dimana akan mengurangi kejutan pada saat kendaraan berjalan maupun mengerem. Meskipun membutuhkan mekanisme kerja yang lebih rumit.

B. Jenis Shock Absorber Menurut Konstruksi

Berdasarkan konstruksinya maka jenis shock absorber yang sering digunakan pada kendaraan dapat dibagi sebagai berikut.
  1. Shock absorber tipe monotube, merupakan salah satu jenis shock absorber yang mana memiliki satu tabung saja. Tabung ini memiliki fungsi sebagai media peredaman shock absorber.
  2. Shock absorber tipe twintube, merupakan salah satu jenis shock absorber yang mana memiliki dua tabung. Tabung pertama berfungsi sebagai working chamber atau media peredaman shock absorber. Tabung kedua memiliki fungsi sebagai reservoir chamber.

C. Jenis Shock Absorber Menurut Media Kerja

Berdasarkan media kerjanya, maka shock absorber yang digunakan pada kendaraan memiliki beberapa jenis yaitu.
  1. Shock absorber tipe oli hidrolik, merupakan salah satu jenis shock absorber yang mana menggunakan minyak atau oli sebagai medium kerjanya.
  2. Shock absorber tipe gas, merupakan salah satu jenis shock absorber yang mana menggunakan gas sebagai medium kerjanya. Jenis gas yang digunakan leh shock absorber adalah gas nitrogen.
Diatas merupakan pembahasan mengenai jenis shock absorber. Setiap jenis shock absorber memiliki kelebihan dan kekurangan serta disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan.

Tidak ada komentar untuk "Mengenal Berbagai Jenis Shock Absorber atau Peredam Kejut"