Caliper Gauge (Fungsi, Komponen, Cara Menggunakan)

Terdapat berbagai macam alat ukur mekanik salah satunya caliper gauge. Caliper gauge merupakan salah satu alat ukur yang digunakan untuk pengukuran diameter suatu benda. Kebanyakan caliper gauge sekarang sudah menggunakan dial gauge untuk mengetahui langsung hasil pengukuran tanpa harus bekerja dua kali.

Dalam dunia otomotif sebenarnya banyak sekali alat ukur yang sebenarnya memiliki fungsi yang sama namun berbeda-beda bentuk dan jenis. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dalam penggunaan. Semisal dalam pengukuran sebuah benda yang terletak pada posisi rumit maka diperlukan alat ukur yang sesuai. Semisal alat ukur bore gauge memiliki batasan untuk mengukur diameter silinder minimal 50 mm. oleh karena itu untuk dibawah 50 mm diperlukan alat ukur lain seperti caliper gauge.

Lalu apa fungsi caliper gauge? Apa saja jenis caliper gauge? Bagaimana cara menggunakan caliper gauge? Semua hal tersebut akan dibahas pada artikel berikut ini.

Fungsi Caliper Gauge

Caliper gauge merupakan salah satu alat ukur mekanik yang memiliki beberapa fungsi. Berikut merupakan fungsi caliper gauge:
  • Untuk mengukur diameter luar, dimensi luar suatu benda, dan memeriksa permukaan luar sejajar atau tidak.
  • Untuk mengukur diameter dalam, dimensi dalam, serta memeriksa permukaan dalam sejajar atau tidak.

Jenis Caliper Gauge

Dalam penggunaan di dunia otomotif, caliper gauge memiliki beberapa jenis. Berikut merupakan jenis caliper gauge:
  1. Inside Caliper, merupakan salah satu jenis caliper gauge yang memiliki fungsi untuk mengukur diameter dalam, dimensi dalam, serta memeriksa kesejajaran permukaan dalam suatu benda. Alat ini sangat berguna untuk mengukur sebuah benda yang tidak dapat dijangkau oleh alat ukur lain seperti inside mikrometer, bore gauge dan alat ukur lainnya. Pada inside caliper terdapat kaki-kaki yang dapat diatur jaraknya disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk inside caliper yang dilengkapi dengan dial gauge maka diperlukan kalibrasi untuk mendapatkan hasil pengukuran yang sesuai atau presisi serta hasil pengukuran dapat langsung dibaca pada dial gauge.
  2. Outside Caliper, merupakan salah satu jenis caliper gauge yang memiliki fungsi kebalikan dari inside caliper. Outside caliper memiliki fungsi untuk mengukur diameter luar, dimensi luar, dan memeriksa kesejajaran permukaan luar suatu benda. Sama seperti inside caliper, pada inside caliper terdapat kaki-kaki yang dapat disesuaikan dengan benda yang diukur. Selain itu untuk outside caliper yang memiliki dial gauge maka hasil pengukuran dapat langsung dibaca pada dial gauge.

Komponen Caliper Gauge

Pada caliper gauge yang kebanyakan saat ini menggunakan dial gauge terdapat beberapa bagian penting didalamnya. Bagian-bagian tersebut memiliki tugas sendiri-sendiri untuk menunjang fungsi dari caliper gauge. Berikut merupakan komponen caliper gauge beserta fungsinya:
  1. Skala dan jarum berfungsi untuk menunjukan hasil pengukuran yang didapat.
  2. Outer ring berfungsi untuk mengkalibrasi atau menset nol dial gauge agar hasil yang didapatkan dapat presisi.
  3. Tombol berfungsi untuk menekan lugs atau kaki caliper gauge sehingga menyempit jarak kedua kaki agar mudah dimasukkan pada benda yang akan diukur.
  4. Lugs atau kaki berfungsi sebagai permukaan yang berhubungan dengan benda yang diukur. 


Cara Menggunakan Caliper Gauge

Caliper gauge sebenarnya sama seperti menggunakan bore gauge. Perbedaannya hanyalah tidak ada mekanisme replacement rod serta holder atau pegangan tidak ada. Cara pengukuran dan penggunaan caliper gauge juga hampir sama dengan bore gauge. Berikut merupakan cara menggunakan caliper gauge:
  1. Mengukur diameter suatu benda dengan jangka sorong atau vernier caliper untuk mengetahui diameter kasar dari benda tersebut. Namun apabila terdapat ukuran standar pada buku manual tinggal menyesuaikan dengan standar ukuran yang ada. Semisal ukuran standar 15,45 mm. 
  2. Menyetting ukuran mikrometer sesuai dengan hasil pengukuran menggunakan jangka sorong atau sesuai dengan standar pengukuran yang ada. Semisal hasil ukuran yaitu 15,45 maka kita setting ukuran mikrometer 16 mm atau lebih 0,05 mm dari hasil pengukuran menggunakan jangka sorong. Hal ini berfungsi agar hasil pengukuran dapat terbaca dikarenakan kaki-kaki caliper gauge dapat menyentuh permukaan benda yang diukur. 
  3. Memasukkan kaki-kaki caliper gauge diantara anvil dan spindle mikrometer. Setelah itu putar outer ring sampai jarum menunjuk angka nol. Langkah ini biasanya dinamakan dengan proses kalibrasi atau set nol. Namun pastikan kaki-kaki caliper gauge lurus sehingga nantinya hasil pengukuran benar-benar tepat. 
  4. Tekan tombol caliper gauge (lambat) sampai kedua lugs menempel, kemudian letakkan pada bagian benda yang akan diukur. Setelah itu lepaskan tombol agar kedua lugs menempel pada permukaan benda yang diukur. Goyangkan posisi caliper agar didapatkan hasil pengukuran terkecil. Semisal didapatkan hasil pengukuran 0,10 mm maka hasil pengukuran benda tersebut adalah 16-0,10= 15,9 mm. Setiap garis pada dial gauge sama seperti biasanya yaitu bernilai 0,01 mm.
Diatas merupakan pembahasan mengenai caliper gauge. Caliper gauge sangat membantu dalam proses pengukuran benda kerja. Selain membahas mengenai fungsi caliper gauge juga membahas mengenai jenis caliper gauge, komponen caliper gauge, dan cara menggunakan caliper gauge.

0 Response to "Caliper Gauge (Fungsi, Komponen, Cara Menggunakan)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel