Ciri Ciri Relay Starter Motor Rusak: 9 Tanda Dan Perbaikan

Apa saja ciri ciri relay starter motor rusak? Relay starter motor adalah komponen penting dalam sistem pengapian mobil yang bertanggung jawab untuk mengontrol aliran arus listrik ke dinamo starter. Fungsinya adalah mengaktifkan solenoid starter untuk memutar dinamo starter dan menghidupkan mesin.

Namun, seperti komponen lainnya, relay starter motor juga rentan terhadap kerusakan seiring berjalannya waktu dan penggunaan yang intens. Membedakan antara relay starter yang rusak dan yang masih berfungsi dengan baik sangat penting untuk mendiagnosis masalah pada sistem pengapian mobil.

Dalam artikel ini, kami akan membahas ciri ciri yang menunjukkan adanya masalah pada relay starter motor yang rusak. Memahami tanda-tanda ini dapat membantu Anda mengidentifikasi kerusakan pada relay starter dan mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperlukan segera.

ciri ciri relay starter motor rusak

Ciri Ciri Relay Starter Motor Rusak

Relay starter motor adalah komponen kritis dalam sistem pengapian mobil yang bertanggung jawab untuk mengontrol aliran arus listrik ke dinamo starter. Ketika kunci kontak dinyalakan atau tombol starter ditekan, relay starter akan mengaktifkan solenoid starter yang kemudian memutar dinamo starter untuk menghidupkan mesin. Jika relay starter rusak, dapat menyebabkan masalah dalam memulai mesin. Berikut adalah beberapa ciri ciri umum yang menunjukkan relay starter motor rusak:

1. Mesin Sulit atau Tidak Dapat Dinyalakan

Salah satu ciri ciri paling jelas dari relay starter rusak adalah ketika mesin motor sulit atau bahkan tidak dapat dinyalakan sama sekali. Ketika kunci kontak dinyalakan atau tombol starter ditekan, jika relay starter tidak berfungsi dengan baik, arus listrik tidak akan mengalir ke dinamo starter. Akibatnya, mesin tidak akan berputar dan tidak dapat dihidupkan.

2. Bunyi Klik-Klik saat Mencoba Menghidupkan Mesin

Jika relay starter mengalami kerusakan, Anda mungkin mendengar suara klik-klik yang berulang saat mencoba menghidupkan mesin. Bunyi ini menunjukkan bahwa relay starter tidak dapat menghubungkan dan memutuskan arus listrik dengan benar ke solenoid starter. Sebagai hasilnya, mesin tidak akan memutar atau menghidupkan.

3. Mesin Mengalami Kemacetan saat Memulai

Ciri ciri relay starter motor yang rusak dapat menyebabkan mesin mengalami kemacetan saat memulai. Ini berarti mesin akan berputar dengan lambat atau tidak cukup kuat untuk dihidupkan dengan lancar. Jika Anda mengalami gejala ini, relay starter yang buruk mungkin menjadi penyebabnya.

4. Tegangan Rendah pada Terminal Starter

Jika Anda melakukan pengukuran tegangan pada terminal starter saat mencoba menghidupkan mesin dan menemukan tegangan yang rendah, itu mungkin menunjukkan adanya masalah pada relay starter. Relay starter yang rusak dapat menyebabkan penurunan tegangan yang diteruskan ke dinamo starter, yang mengakibatkan kinerja yang buruk atau tidak berfungsi sama sekali.

5. Relay Starter Panas

Jika relay starter rusak atau terlalu lama digunakan, itu bisa menjadi panas yang berlebihan saat mesin berjalan atau saat mencoba menghidupkan mesin. Pemanasan berlebih ini dapat disebabkan oleh resistansi internal yang tinggi dalam relay starter yang buruk, yang menghasilkan panas berlebih dan dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada komponen tersebut.

6. Starter Motor Tidak Mati Setelah Mesin Hidup

Jika relay starter mengalami kerusakan, ada kemungkinan mesin akan tetap berputar setelah mesin hidup. Ini berarti relay starter tidak memutuskan aliran arus listrik dengan benar setelah mesin menyala. Hal ini dapat menyebabkan starter motor tetap berputar bahkan setelah mesin hidup sepenuhnya, yang dapat menyebabkan kerusakan pada komponen starter motor atau sistem pengapian.

7. Lampu Kepala dan Lampu Dashboard Mati saat Memulai Mesin

Ciri ciri lain relay starter motor yang rusak dapat menyebabkan penurunan tegangan yang signifikan saat mencoba memulai mesin. Akibatnya, lampu kepala dan lampu dashboard mobil dapat menjadi redup atau mati saat kunci kontak dinyalakan dan saat mencoba menghidupkan mesin. Ini menunjukkan adanya masalah pada aliran listrik ke komponen lain dalam mobil.

8. Kesulitan Memulai di Saat Dingin

Relay starter yang rusak dapat mengalami masalah khusus saat mencoba memulai mesin dalam kondisi dingin. Anda mungkin mengalami kesulitan ekstra saat menghidupkan mesin pada pagi hari atau setelah mobil terparkir dalam cuaca dingin. Hal ini dapat terjadi karena relay starter yang rusak tidak dapat memberikan aliran arus listrik yang cukup kuat untuk memutar dinamo starter dengan baik dalam suhu yang rendah.

9. Masalah Intermittent

Kadang-kadang, ciri ciri relay starter motor yang rusak dapat menyebabkan masalah intermittent, di mana mesin dapat berfungsi dengan baik beberapa kali, tetapi kemudian mulai mengalami kesulitan saat mencoba dihidupkan. Hal ini dapat disebabkan oleh kontak yang buruk atau korsleting internal pada relay starter yang tidak konsisten. Masalah intermittent seringkali menunjukkan adanya masalah pada relay starter yang harus diperbaiki atau diganti.

Cara Memperbaiki Relay Starter Motor Rusak

Memperbaiki relay starter motor rusak umumnya melibatkan penggantian relay yang rusak dengan yang baru. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk memperbaiki relay starter motor yang rusak:

1. Persiapan

Langkah pertama yaitu memastikan mesin mobil dalam keadaan mati dan kunci kontak telah dilepaskan. Pastikan juga Anda memiliki relay starter yang sesuai dengan merek dan model mobil Anda.

2. Lokasi Relay Starter

Cari lokasi relay starter motor di dalam mesin mobil. Biasanya, relay starter terletak di dekat dinamo starter atau di dalam kotak sikring yang terletak di dalam ruang mesin. Anda dapat merujuk pada manual pengguna atau diagram kelistrikan mobil Anda untuk menemukan lokasi yang tepat.

3. Membuka Relay Starter

Setelah menemukan relay starter, buka penutup atau casing relay. Beberapa relay memiliki penutup yang bisa dilepas dengan mudah, sementara yang lain mungkin memerlukan penggunaan alat seperti obeng.

4. Mencopot Relay Rusak

Setelah relay starter terbuka, lepaskan relay yang rusak dari soketnya. Biasanya, relay dapat ditarik langsung dari soket tanpa perlu mengeluarkan kabel atau koneksi tambahan.

5. Memasang Relay Baru

Ambil relay starter yang baru dan pasangkannya ke soket yang sama dengan cara yang sesuai. Pastikan koneksi relai benar-benar terhubung dengan soketnya.

6. Menutup Relay Starter

Setelah relay starter yang baru dipasang, kembalikan penutup atau casing relay ke tempatnya dan pastikan semua kunci atau baut terpasang dengan baik. Hal ini akan melindungi relay dari kerusakan fisik dan memastikan koneksi yang aman.

7. Pengujian

Setelah relay starter terpasang, cobalah menghidupkan mesin untuk memastikan relay baru berfungsi dengan baik. Perhatikan apakah mesin dapat dinyalakan dengan lancar dan apakah tidak ada lagi masalah seperti bunyi klik-klik atau lampu mati saat memulai.

Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa ciri ciri di atas, sebaiknya periksa relay starter motor dan perbaiki jika diperlukan. Disarankan untuk berkonsultasi dengan mekanik terlatih atau bengkel resmi untuk melakukan diagnosis yang akurat dan mengganti relay starter yang rusak.

Posting Komentar untuk "Ciri Ciri Relay Starter Motor Rusak: 9 Tanda Dan Perbaikan"