Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penyebab Busi Hitam Pada Motor, Perhatikan Berikut Ini

Penyebab Busi Hitam - Permukaan busi pada kendaraan terkadang berwarna hitam akibat terdapat deposit hasil pembakaran. Penyebab busi hitam ini dapat melalui berbagai hal yang menyebabkan pengapian tidak sempurna. Oleh karena itu busi dapat digunakan sebagai indikator kinerja dan perfoma mesin yang terjadi sebelumnya.

Pada kondisi baru maka permukaan busi memiliki warna putih bersih. Lama kelamaan akan terjadi perubahan warna pada permukaan busi atau ujung elektroda. Namun perubahan warna ini termasuk wajar karena busi terkena langsung daya pembakaran yang terjadi pada ruang bakar. 

Warna busi yang normal yaitu kering dengan warna sedikit kecoklatan serta tidak terdapat kerak. Oleh karena itu apabila permukaan busi berwarna hitam pasti terdapat permasalahan pada mesin. Penyebab busi hitam adalah carbon deposit hasil pembakaran. Carbon deposit terbentuk dari temperatur pembakaran yang kurang. Arang atau carbon deposit akan menutupi busi dan menyebabkan percikan api kurang maksimal.

Tentunya hal tersebut akan menyebabkan berbagai permasalahan. Mesin tidak akan dapat bekerja maksimal sehingga tenaga yang dihasilkan juga akan berkurang. Selain itu efisiensi mesin juga akan menurun yang mengakibatkan bahan bakar boros dan lain sebagainya.

Mengingat permasalahan yang timbul sangat berbahaya untuk kinerja mesin, maka perlu diketahui berbagai kondisi busi termasuk penyebab busi hitam. Penyebab busi hitam akan dibahas lebih jelas pada artikel berikut ini.

Penyebab Busi Hitam

Terdapat beberapa penyebab busi hitam pada kendaraan. Untuk lebih jelasnya berikut merupakan berbagai penyebab busi hitam.
Penyebab Busi Hitam

1. Campuran Gemuk atau Kaya

Campuran bahan bakar dan udara yang gemuk atau kaya merupakan salah satu penyebab busi hitam pada kendaraan. Pada proses pembakaran akan menghasilkan gas sisa yang merupakan hasil pembakaran tersebut. Untuk pembakaran yang sempurna maka gas sisa yang dihasilkan berupa gas CO2 dan uap air. Hal ini akan terjadi apabila campuran bahan bakar dan udara ideal atau mempunya lamda mendekati angka 1.

Namun apabila komposisi campuran bahan bakar lebih banya atau campuran kaya maka akan menghasilkan pembakaran yang tidak sempurna. Apabila campuran terlalu kaya maka gas sisa pembakaran berupa HC dan NOx berasap hitam. Gas sisa pembakaran ini akan menempel pada ruang bakar termasuk pada permukaan atau ujung elektroda busi. Oleh karena itu permukaan busi menjadi hitam.

2. Kualitas Bahan Bakar

Kualitas bahan bakar juga merupakan salah satu penyebab busi hitam pada kendaraan. Kualitas bahan bakar juga mempengaruhi proses pembakaran pada ruang bakar. Apabila kualitas bagus maka proses pembakaran juga akan sempurna. Pembakaran yang sempurna tidak akan menghasilkan deposit karbon. Namun sebaliknya, apabila kualitas bahan bakar rendah maka akan menghasilkan gas sisa pembakaran yang berupa deposit karbob yang akan menempel pada ujung permukaan elektroda busi.

3. Filter Udara Mampet

Filter udara mampet merupakan salah satu penyebab busi hitam pada kendaraan. Filter udara yang mampet secara tidak langsung akan mempengaruhi perfoma mesin kendaraan. Filter udara yang mampet akan menyebabkan udara yang mengalir ke ruang bakar menjadi terbatas. Hal ini akan menyebabkan campuran bahan bakar dan udara menjadi kaya. Campuran kaya menyebabkan deposit karbon yang menyebabkan permukaan busi menjadi hitam.

4. Ignition Coil Lemah

Ignition coil yang lemah merupakan salah satu penyebab busi hitam pada kendaraan. Kita ketahui untuk mendapatkan pembakaran yang sempurna membutuhkan percikan bunga api yang kuat. Sementara itu percikan bunga api yang kuat dipengaruhi oleh ignition coil. Apabila terjadi permasalahan pada ignition coil seperti tahanan yang berlebihan akan mempengaruhi arus yang dialirkan ke busi. Akibatnya percikan busi kecil dan proses pembakaran tidak sempurna yang meninggalkan jelaga atau karbon deposit yang akan menempel pada permukaan elektroda busi dan ruang bakar.

5. Semprotan Injektor Lemah

Semprotan injektor yang lemah merupakan salah satu penyebab busi hitam. Semprotan injektor lemah akan menyebabkan semprotan injektor seperti air mancur. Hal ini akan menyebabkan campuran bahan bakar menjadi kaya. Sama seperti campuran kaya maka akan menghasilkan gas sisa pembakaran berupa HC dan NOx yang menyebabkan timbulnya deposit pada ruang bakar yang akan menempel pada permukaan elektroda busi. 

6. Penggunaan Tipe Busi Yang Salah

Penggunaan tipe busi yang salah juga menjadi salah satu penyebab busi hitam. Derajat panas untuk pembakaran tergantung tipe busi. Oleh karena itu penggunaan busi disesuaikan dengan kondisi kerja mesin. Apabila mesin membutuhkan temperatur yang tinggi maka memerlukan busi panas, dan sebaliknya apabila mesin membutuhkan temperatur yang tidak terlalu panas maka memerlukan busi dingin. Kebutuhan mesin juga tergantung cuaca geografis. Apabila salah penggunaan busi akan menyebabkan pembakaran yang tidak sempurna yang dapat menghasilkan carbon deposit yang menyebabkan busi menjadi hitam.

7. Seal Klep dan Ring Piston Aus

Seal klep atau ring piston aus merupakan salah satu penyebab busi hitam. Seal klep dan ring piston yang aus akan menyebabkan campuran bahan bakar udara bercampur dengan oli mesin. Hal ini akan mempengaruhi proses pembakaran yang tidak sempurna. Oleh karena itu busi akan berwarna hitam akibat oli dan basah.

8. Ignition Timing Yang Terlalu Mundur

Ignition timing merupakan salah satu penyebab busi hitam. Apabila ignition timing atau saat pengapian terlalu mundur dapat menyebabkan pengapian yang dihasilkan tidak maksimal. Akibatnya bahan bakar tidak terbakar sempurna dan menimbulkan gas sisa HC atau karbon deposit yang akan menyebabkan permukaan busi menjadi hitam.

Diatas merupakan pembahasan mengenai penyebab busi hitam. Pada umumnya, penyebab busi hitam dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna sehingga menghasilkan carbon deposit.

Posting Komentar untuk "Penyebab Busi Hitam Pada Motor, Perhatikan Berikut Ini"